Pintar Atur Keuangan ala Jenius


Suatu pagi beberapa hari sebelum libur lebaran tahun lalu, saya mentransfer uang untuk keperluan hari raya dari rekening utama milik saya ke rekening milik istri. Tak disangka, kesialan menimpa saya. Transfer uang yang jumlahnya cukup besar itu gagal namun saldo saya berkurang. Berharap uang saya segera kembali, langsung saya telepon customer service bank. Sayangnya, ternyata proses pengembalian uang gagal transfer  tersebut membutuhkan waktu maksimal 20 hari kerja. Padahal beberapa hari lagi cuti bersama lebaran, yang otomatis layanan perbankan pun ikut libur. Sedangkan uang tersebut sangat saya butuhkan untuk keperluan lebaran. Kecewa dengan kejadian tersebut, akhirnya saya memutuskan membuka rekening Jenius dan mengisinya dengan uang yang seharusnya untuk keperluan lain. Harapan saya menggunakan Jenius akan sangat membantu kebutuhan perbankan saya. Dan memang terbukti, sampai saat ini Jenius sangat membantu saya dalam mengatur keuangan.

Itulah kisah singkat perkenalan saya dengan Jenius. Sampai sejauh mana Jenius membantu saya mengatur keuangan? Yang pasti sih banyak hal menjadi lebih mudah. Ada banyak sekali fitur di Jenius, tetapi memang belum semua saya pakai. Dan berikut pengalaman dan fitur-fitur andalan Jenius yang sangat berguna bagi saya.

img_5307

Daftar Jenius

Tak seperti membuka rekening tabungan konvensional yang harus datang ke bank dan antri cukup lama, ternyata membuka rekening Jenius itu mudah banget. Cukup dengan mengunduh aplikasi Jenius di appstore untuk pemakai iPhone atau playstore untuk pemakai Android, mengisi data diri, mengunggah dokumen pendukung seperti foto KTP dan foto tanda tangan, membuat cashtag, mengisi nama yang akan tertulis di kartu debit, membuat password dan nomor PIN, dan aktivasi.

Begitu selesai daftar melalui aplikasi, untuk wilayah Jabodetabek, Surabaya, dan Bandung bisa langsung minta Jenius Crew untuk datang ke lokasi kita berada untuk proses selanjutnya, yaitu proses aktivasi. Pengalaman saya, tak sampai setengah jam prosesnya selesai.  Mungkin karena kebetulan ada Jenius Crew yang sedang berada dekat kantor saya di Jakarta Selatan. Tapi usai aktivasi belum bisa langsung mendapat kartu debit. Kartu akan dikirimkan ke alamat korespondensi.

Fitur Bebas Biaya Transfer dan Bebas Biaya Tarik Tunai

Sudah sejak lama sebenarnya saya tahu tentang Jenius, tapi baru setelah kejadian gagal transfer itu saya baru benar-benar memutuskan membuka rekening Jenius. Fitur bebas biaya transfer dan bebas tarik tunai di banyak ATM adalah fitur utama yang menjadi pertimbangan saya memakai Jenius.

Saya pernah kesulitan menarik uang karena beberapa mesin ATM terdekat yang sesuai rekening bank saya sedang rusak. Kalau seperti itu terpaksa saya merelakan beberapa ribu rupiah biaya tarik tunai di mesin ATM bank lain. Saya juga pernah dalam sebulan transfer ke bank lain sampai 10 kali. Bisa dibayangkan kan setelah saya pakai jenius bisa menghemat 65.000 untuk biaya transfer ke rekening lain selama sebulan? Dan tarik tunai di mana saja pun jadi lebih nyaman dan hemat karena saya tak perlu mikirin lagi biaya tarik tunai di ATM lain.

Memang untuk bebas biaya transfer dan bebas tarik tunai ini diberikan kuota per bulannya, yaitu maksimal 25 kali untuk transfer dan 25 kali untuk tarik tunai. Tergantung saldo rata-rata. Tapi itu sudah cukup banyaklah. Saya saja tidak pernah habis terpakai kok kuota sebanyak itu.

Save-it Jenius

Tampilan menu Save-it di aplikasi Jenius saya (nominalnya disensor ya, malu soalnya)

Fitur Maksimal Menabung dan Investasi

Kalau kata beberapa financial planner, hal pertama yang harus dilakukan dalam mengatur keuangan adalah menentukan tujuan. Tujuan keuangan bisa dibagi menjadi 3, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Tujuan jangka pendek bagi saya adalah tujuan keuangan berjangka waktu maksimal 1 tahun, seperti uang kebutuhan hari raya, asuransi kesehatan tahunan, dan liburan tahunan keluarga. Tujuan jangka menengah bagi saya adalah tujuan keuangan berjangka waktu lebih dari 1 tahun sampai 5 tahun, seperti menyiapkan dana pendidikan masuk SD anak saya yang saat ini baru mau masuk TK A. Dan tujuan jangka panjang bagi saya adalah tujuan keuangan berjangka waktu lebih dari 5 tahun, seperti kebutuhan dana pendidikan anak sampai kuliah, dana pensiun untuk saya dan istri, serta dana untuk pembelian aset.

Nah, Jenius sangat membantu mewujudkan tujuan keuangan saya dan keluarga, terutama untuk tujuan jangka pendek dan menengah karena ada fitur Save it di Jenius. Ada 3 jenis tabungan di fitur Save it:

1. Dream Saver

fitur ini mirip dengan layanan tabungan berencana, yang mendebet rekening secara otomatis dan dimasukkan ke menu Dream Saver. Saya menggunakan fitur ini untuk mewujudkan tujuan jangka pendek, maksimal 1 tahun. Mulai dari kebutuhan liburan keluarga untuk tahun depan, keperluan mudik dan selama lebaran tahun ini, keperluan membeli gadget baru, bahkan sampai keperluan belanja buku di pameran buku tahunan Big Bad Wolf saya memanfaatkan Dream Saver. Nanti ketika sudah jatuh tempo, uangnya akan langsung masuk kembali ke rekening utama. Dapat bunganya lumayan lho, 5%.

2. Maxi Saver

Fitur ini adalah depositonya Jenius. Dibanding dengan deposito beberapa bank lain, Maxi Saver ini memberikan keuntungan lebih maksimal. Salah satunya mendapatkan bunga antara 6,75% sampai 7% setahun. Saya biasanya memarkir uang yang memang belum tahu akan digunakan untuk apa di Maxi Saver karena risiko kehilangan uang di Maxi Saver sangat kecil. Tentu kita semua tahu kan kalau tabungan dan deposito kita di bank dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) jika terjadi krisis moneter? Selain itu tingkat bunga sampai 7% itu lebih besar dibandingkan tingkat bunga tabungan dan deposito di bank lain. Bahkan bisa dibilang yang paling besar malah.

Menariknya lagi, Jenius juga menyediakan fitur tambahan bagaimana kita ingin memaksimalkan dana kita. Mau bunganya masuk rekening per bulan atau ikut diinvestasikan. Kalau mau maksimal sih langsung ikut diinvestasikan terus atau compounding istilah keuangannya. Benar-benar sesuai namanya, Maxi Saver membuat tabungan lebih maksimal.

3. Flexi Saver

Nah ini cocok banget untuk menyimpan dana darurat. Sesuai namanya, dana yang disimpan di Flexi Saver ini fleksibel, bisa ditarik dan di-top-up setiap saat. Jadi sewaktu-waktu butuh dana bisa segera diambil. Atau jika sewaktu-waktu dapat rejeki lebih yang kira-kira akan dipakai dalam waktu dekat bisa diparkir sementara di Flexi Saver biar hasilnya lebih maksimal karena mendapat imbal bunga 5%.

img_5306

Pilihan x-Card Jenius

Fitur Card Center

Pernah tidak masukin jatah uang per bulan sesuai pos tertentu ke dalam amplop? Saya sih dulu pernah. Tapi dengan Jenius, tak perlu lagi seperti itu. Karena ada fitur x-card. X-card adalah fasilitas kartu debit tambahan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan. Saya sendiri baru sebulan terakhir sih memakai fasilitas x-Card yang saya pakai untuk keperluan belanja harian istri. Daripada transfer ke rekening istri, lebih mudah saya kasih x-Card yang bisa kapan saja saya top-up. Dan mungkin nanti kalau anak saya sudah cukup umur untuk memiliki ATM sendiri, akan saya buatkan x-Card juga untuk keperluan uang sakunya. Selain untuk mengajari anak mengatur keuangan sejak dini, saya juga jadi bisa mengontrol pengeluaran dia. Lebih serunya lagi, warna kartu x-Card bisa dipilih lho. Ada breezy blue, fresh green, purple, dan kartu GPN.

Selain x-Card, di menu Card Center di aplikasi Jenius juga menampilkan M-Card atau kartu utama nasabah dan e-card atau kartu elektronik virtual. m-Card bisa dipakai tarik tunai dan belanja layaknya kartu ATM debit biasa. Kalau e-Card khusus untuk bertransaksi online.

img_5310

Tampilan e-Wallet Center di aplikasi Jenius

Fitur e-Wallet Center

E-wallet adalah fitur yang baru ada beberapa bulan lalu namun membuat saya langsung jatuh cinta. Sebagai pengguna layanan Go-pay, Ovo, dan M-Tix, saya merasa sangat terbantu. Top-up berbagai uang virtual tersebut sekarang tinggal klik tombol top up, mengisi nomor hp dan nominal saja. Bahkan bisa juga untuk top-up akun uang virtual milik orang lain. Sangat menghemat waktu dan praktis. Yang dulunya kalau mengisi uang virtual sering melalui ATM, sekarang tinggal buka Jenius. Tinggal pilih e-Wallet mana yang mau diisi. Tak hanya mudah, e-Wallet ini juga gratis biaya dan bahkan bisa dapat cashback. Enak bukan?

img_5303-1

Beberapa promo Every-yay selama Bulan Maret 2019

Promo Every-yay

Salah satu hal yang menyebabkan saya berhemat cukup banyak sejak menggunakan Jenius adalah promo Every-yay. Ada banyak promo cashback dari beberapa merchant sebenarnya. Tapi yang paling sering saya pakai adalah promo cashback biaya transfer top-up Jenius dari bank lain, cashback transportasi online grab, dan promo cashback top-up M-tix. Setiap top-up Jenius melalui rekening lain di hari senin akan mendapatkan cashback biaya transfer 6.500. Akumulasi penggunaan grab selama sebulan sebesar 400rb juga akan mendapatkan cashback 100rb. Dan setiap top-up M-tix 150rb akan mendapatkan saldo tambahan 25rb. Sangat hemat kan? Sepertinya saya harus memanfaatkan lebih banyak promo Every-yay.

CaptureJenius

Fitur keamanan pengaturan perangkat

Fitur Keamanan

Lalu soal keamanan gimana? Aman gak sih transaksi di Jenius? Bisa dibobol orang gak sih? Kalau smartphone yang ada aplikasi Jeniusnya ilang tetap aman enggak akun kita?

Itu beberapa pertanyaan pribadi saya saat awal-awal memakai Jenius. Jenius ini enggak ada buku tabungannya lho kayak tabungan di bank gitu. Semuanya dilakukan online. Tentu, keamanan menjadi isu yang sangat penting bagi saya. Setelah beberapa lama saya menggunakannya, bisa dibilang Jenius sangat aman. Jenius dilengkapi dengan PIN yang harus diinput ketika akan masuk ke dalam aplikasinya. Selain itu, ketika akan melakukan transfer uang ke rekening lain juga harus menginput password terlebih dahulu. Dua kontrol keamanan itu saja menurut saya sudah cukup aman. Karena orang lain tak akan bisa membuka akun Jenius kita, kecuali orang itu bisa membaca pikiran kita untuk mendapat PIN dan Password.

Tapi tak sampai di situ saja, keamanan Jenius juga mencakup perlindungan pada kartu debitnya. Jika terjadi kehilangan kartu debit, pemblokiran bisa dilakukan melalui aplikasi tanpa menelpon ke call center. Bisa dibayangkan betapa mudahnya bukan? Karena terkadang kalau pas panik kehilangan kartu ATM bisa lupa nomor call center bank atau begitu bisa menelpon call center lama banget menunggu dilayani karena antrian penuh.

Cukup sampai di situ fitur keamanannya? Tentu tidak. Jenius bisa juga dibuka dan login melalui website. Pada menu keamanan di website, pengguna bisa menghapus atau menonaktifkan aplikasi Jenius yang ada di smartphone ketika smartphone hilang. Jadi tak perlu khawatir aplikasi Jenius kita akan disalahgunakan orang saat smartphone kita hilang.

img_5313

Kartu Jenius sudah menjadi andalan sehari-hari. Yang warna orange kartu utama, sedangkan yang ungu kartu tambahan yang dipakai oleh istri

Saya jadi ingat sebuah kutipan dari Warren Buffet, “If you don’t find a way to make money while you sleep, you will work until you die”. Terinspirasi dengan kutipan tersebut, saya terlecut untuk tidak bekerja terus sampai usia senja. Suatu saat saya harus memiliki kebebasan finansial. Dan langkah pertama yang saya lakukan adalah mulai lebih peduli dengan uang. Ya, sejak beberapa tahun belakangan ini, terutama setelah berkeluarga, saya mulai lebih peduli dengan pemasukan dan pengeluaran uang. Mengatur keuangan secara baik adalah sebuah keharusan. Dan Jenius, terbukti menjadikan saya pintar mengatur keuangan.

Tulisan ini diikutkan dalam lomba “Jenius x Blogger Perempuan Network Blog Competition #HARI2JENIUS”

Iklan