Rangkuman Perjalanan 2013


Well, memenuhi rutinitas tahunan yang baru saya lakukan setahun lalu, yaitu membuat Rangkuman Perjalanan, di awal tahun 2014 ini saya juga akan merangkum kisah-kisah perjalanan selama setahun. Memang sih, blog ini isinya gado-gado dan akhir-akhir ini mulai kurang berisi tentang catatan perjalanan di luar Aceh. Tapi nyatanya, selama 2013, saya cukup sering melalang buana ke berbagai tempat lho. Walaupun kisah-kisahnya masih tetap tersimpan rapi di dalam kepala, belum tertuang dalam tulisan. Kemana saja saya tahun ini? Simak rangkuman perjalanan yang saya lakukan dari Januari – Desember tahun lalu:

Ha Long Bay

Januari

Saya masih ingat di hari pertama tahun 2013 saya diajak seorang kawan blusukan ke hutan dan perbukitan Jantho yang berujung pada ngobrol asyik dengan beberapa rangers. Hasil blusukan itu adalah sebuah trip petualangan yang kami eksekusi seminggu setelahnya. Tubing Rasa Rafting di Sungai Jalin adalah tulisan hasil petualangan itu. Not bad untuk pembuka tahun 2013 bukan?

Selain blusukan di Jantho, pada awal bulan ini, saya juga berkesempatan menemani seorang kawan blogger bernama Mira, berjalan-jalan keliling Banda Aceh dan sekitarnya. Bersama dengan Hadi, kami menjamu Mira menyusuri jejak keindahan alam yang menawan, sejarah yang memikat, dan kuliner yang lezat di Banda Aceh dan sekitarnya.  

Dan, sebuah penutup bulan yang sangat menyenangkan adalah saat saya solo traveling pusing-pusing Kuala Lumpur selama 2 hari 1 malam berlanjut gabung dengan seorang kawan, Kokoh, dan seorang calon istri (waktu itu kan masih jadi calon istri), Nenny, menyambangi Hanoi dan Ha Long Bay di Vietnam selama 4 hari 3 malam. Mau tahu bagaimana cerita saya selama di Hanoi dan Ha Long Bay? Well, walaupun ceritanya masih to be continued, Ini dia:

Februari

Awal Februari, saya beruntung mendapatkan tugas diklat selama 2 minggu di Jakarta. Selain melaksanakan tugas dengan baik, sebagai seorang traveler yang gak bisa diam saat ada kesempatan, saya mencuri-curi waktu mengunjungi beberapa museum di Jakarta pada akhir pekan. Dan, beruntungnya saya, salah satu akhir pekan selama saya di Jakarta, Komunitas Postcrossing Indonesia mengadakan meet-up di Kantor Filateli Jakarta. Tidak menyiakannya, saya pun bergabung dengan mereka! Simak kisah meet-up kami di Indonesian Postcrossing Meet-up 2013.

Akhir Februari adalah salah satu momen terindah saya sebagai blogger. Hasil karya saya, I Love Aceh Story: Aceh yang Mengubahku, memenangkan sebuah kontes menulis blog yang diadakan oleh Komunitas @iloveaceh. Ganjaranya, saya adalah diajak jalan-jalan ke beberapa tempat menarik di Aceh bersama teman-teman dari komunitas @iloveaceh. Karena kontes inilah, saya kenal secara personal dengan sang Tomb Raider, mbak Olive. Karena dia juga menjadi salah satu pemenang dalam kontes ini. Salah satu kisah perjalanan dengan komunitas @iloveaceh yang membekas di hati saya adalah saat mengunjungi desa wisata Lubuk Sukon.

Somewhere in Jantho

Maret

Awal Maret, kembali saya blusukan di Jantho. Kali ini bukan untuk berbasah-basah ria di sungai Jalin, tetapi saya dan beberapa sahabat bersepeda dan berkemah di belantara Jantho, in the middle of nowhere! Weekend Escape: Camping Somewhere in Jantho adalah salah satu weekend escape terindah saya di tahun ini.

Seminggu setelah camping, saya bersama 3 orang kawan yang berbeda domisili (Kokoh berdomisili di Medan, Ombolot di Pekanbaru, dan Inggrid di Jakarta), berkumpul bersama di Lombok. Trip ini adalah hasil eksekusi tiket early bird Garuda Indonesia yang murah banget namun berakhir sedikit tragedi. Selama 4 hari 4 malam, kami berhasil eksplor panorama alam Gili Trawangan, Gili Air, dan pantai-pantai eksotik di Lombok. Sayangnya, catatan perjalanan untuk trip ini belum saya tulis.

Usai dari Lombok, saya lanjut mudik ke Pati. Beberapa hari di rumah, kaki saya sudah gatel pengen ngelayap. Alhasil, terlaksanalah #LasemTrip yang sebenarnya sudah saya rencanakan jauh-jauh hari bersama beberapa teman-teman travel blogger. Ingin tahu lebih lanjut tentang #LasemTrip? Sila berkunjung ke sini:

Kembali ke Banda Aceh di akhir bulan, saya dan 4 orang kawan sehobi, sama-sama suka bersepeda dan camping, mengeksekusi rencana berpetualang ke Pantai Lange. Hasil berpetualang itu, menghasilkan beberapa tulisan di blog ini. Sila disimak:

We are Celebitchy on Vacation! (Photo by Kokoh. Tanjung Ringgit, Lombok 2013)

April

Setelah saya ingat kembali, di bulan April saya tidak melakukan traveling ke mana-mana. Karena pada trimester pertama di tahun 2013 saya cukup sering traveling, di bulan April saya mengambil jeda sejenak. Sedikit untuk menyehatkan dompet sebagai persiapan traveling di bulan-bulan selanjutnya.

Sepeda Santai di Chiang Mai (Photo by Kokoh. Chiang Mai, 2013)

Mei

Kembali, pada awal bulan ini saya bersama Kokoh dan Ombolot menghabiskan akhir pekan panjang bareng di Chiang Mai lanjut ke Bangkok. Ini adalah pertama kalinya saya ke Thailand. Berkeliling mengendarai sepeda seharian di Chiang Mai, menikmati kuliner nikmat di Halal Street Food, kalap belanja di Night Bazaar, sampai menelusuri kisah-kisah sejarah Thailand jaman dulu di beberapa temple dan museum. It was really fun! Pun begitu di Bangkok. Menikmati pagi di Lumphini Park, kalap belanja di Chatuchak Market, nongkrong seru di Asiatique, sampai menyambangi Bangkok Art & Culture Centre. Tapi, (lagi-lagi) sayangnya, ceita-cerita di trip ini pun belum sempat saya tulis. Ya, gimana ya.. Pasti gara-gara sering pergi sama Ombolot nih saya jadi males update cerita di blog. Ketularan update cerita di blog setelah setahun trip-nya berlalu. Hahaha..

Levitasi Hore di Pucok Krueng

Juni

Tak ada habisnya memang kalau mau eksplor Banda Aceh dan sekitarnya. Awal bulan, saya dan 2 orang kawan menyusun rencana berkemah lagi yang langsung kami eksekusi tanpa banyak pertimbangan. Tujuan kali ini adalah tanpa tujuan. Iya, tanpa tujuan. Karena kami tidak tahu medan yang akan kami tempuh seperti apa. Yang pasti, kami akan berkemah di kaki Gunung Seulawah di daerah Lamteuba, Aceh Besar. Sedikit gila dan nekat memang. Tapi di situlah serunya. Weekend Escape: Lost in Lamteuba inilah hasil kenekatan kami. Selain itu, saya juga rutin bersepeda di akhir pekan menyusuri rute yang tidak umum di Banda Aceh dan sekitarnya.  Ke mana saja? Inilah kisahnya:

Pada pertengahan bulan, Banda Aceh kedatangan tamu. Perempuan Keumala  bertamu. Walaupun hanya sehari saya menemani mereka, saya sangat terkesan dengan telusur kuburan Kherkoff, Gunongan, Lubuk Sukon , dan menemui kisah absurd di Tanoh Abee bersama-sama.

Rute Krueng Jreu – Waduk Keuliling

Juli

Di bulan ketujuh ini Bulan Ramadhan datang. Tapi, sebelum Ramadhan menyapa, akhir pekan di awal bulan tentu tidak saya siakan. Agenda saya adalah melanjutkan rutinitas bersepeda di akhir pekan. Beberapa rute yang saya susuri pada bulan ini adalah rute Krueng Jreu – Waduk Keuliling.

Menjelang tengah bulan, karena Ramadhan datang, kegiatan outdoor tentu saya kurangi. Ceritanya sih mau fokus ibadah di Bulan Ramadhan dan persiapan menikah di Bulan Agustus gitu :p . Tapi, walaupun tanpa traveling, bukan berarti ramadhan teasa membosankan dong. Gak percaya? Simak My #RamadhandiAceh.

Mejeng di depan Vastenburg

Agustus

Salah satu bulan terpenting di hidup saya. Saya melepas lajang di bulan ini. Dan, setelah menikah, apa kegiatan jalan-jalan saya terhenti? Tentu tidak! Kan saya beri combantrin. Malah semakin semangat karena saya dan istri sama-sama suka traveling. Sehari setelah acara pernikahan saja kami langsung berkencan. Baru kemudian di akhir bulan, kami eksekusi rencana honeymoon dari kota ke kota, dimulai dari Kota Solo, berlanjut trip keliling Sumatera.

Salah satu candi di kompleks Muaro Jambi

Salah satu candi di kompleks Muaro Jambi

September

Saya memang sengaja cuti selama sebulan setelah menikah. Tujuannya tak lain adalah biar bisa menikmati kebersamaan dengan istri sebelum kami LDR. Perjalanan panjang dari Pati menuju Banda Aceh awalnya kami rencanakan kami lalui dengan moda transportasi darat, singgah dari kota ke kota selama perjalanan. Namun, mengingat singkatnya waktu, akhirnya kami pangkas rutenya. Pati – Jakarta via darat. Lanjut Jakarta – Jambi via udara. Jambi – Sawahlunto – Padang – Bukittinggi – Pekanbaru via darat. Lalu kami tempuh Pekanbaru – Medan via udara. Baru berakhir Medan – Banda Aceh via darat. Trip keliling Sumatera yang kami jalani selama 8 hari. Yah, gak lama sih. Tapi sangat berkesan bagi kami. Cerita lengkapnya bagaimana? Belum saya tulis. Maklum sajalah ya, blogger angin-anginan seperti saya ini memang sering gak mood untuk nulis :p

Update: Akhirnya sekitar setahun setelah berbulan madu, cerita lengkapnya rilis juga. Sila disimak di sini:

Pantai di Bintan

Oktober

Bulan ini adalah bulan pertama saya dan istri berjauhan. Melihat ada cuti bersama Idul Adha di pertengahan bulan, saya tak menyiakannya. Saya berkunjung ke Bintan menemui istri. Kebetulan juga, seorang kawan ikut menyambangi Bintan. Siapa dia? Tak lain dan tak bukan adalah Ombolot, kawan seperjalanan saya di Chiang Mai dan Lombok beberapa bulan sebelumnya. Liburan menjelajah beberapa resorts mewah berujung pada sebuah kisah sendu saat saya meninggalkan istri, kembali ke Banda Aceh pada Idul Adha Pertama.

Tour de Bintan 2013

Nopember

Saya kembali berkunjung ke Batam dan Bintan pada bulan ini. Selain karena mengunjungi istri, kunjungan saya kali ini dalam rangka kedinasan ke Batam. Beruntung bagi saya, tanggal kunjungan saya ke Bintan bertepatan dengan perhelatan Tour de Bintan. Walaupun hanya menyaksikan Sekelebatan Tour de Bintan 2013, rasanya menyenangkan.

Selain itu, kegiatan saya dan teman-teman bersepeda akhir pekan juga tetap berlangsung. Rute di bulan ini adalah Kuburan China Mata Ie.

Bandara Blang Bintang

Desember

Tak banyak kegiatan traveling yang saya lakukan pada akhir tahun 2013. Selain rutinitas bersepeda di akhir pekan yang kali ini memiliki rute ke Bandara Blang Bintangsaya juga bergabung dengan teman-teman Gam Inong Blogger jalan-jalan santai menyusuri jejak sejarah di Gampong Pande. Sepulang dari Gampong Pande, kami berkesempatan Beranjangsana ke Kuil Palani Andawer.

Kuil Palani Andawer

Not bad lah rekam jejak traveling saya selama tahun 2013. Apakah rekam jejak di tahun 2014 akan sebanyak tahun 2013 ini mengingat saya belum mengantongi tiket jauh-jauh hari seperti tahun-tahun sebelumnya? Memang saat ini saya belum punya rencana akan ke mana di tahun 2014. Kita tunggu tahun ini..

Jadi, bagaimana rekam jejak perjalanan teman-teman di 2013?

Iklan